Selasa, Mei 02, 2006

Recharge Semangat Kerja Kamu!!!!!

Saya baca artikel dimajalah Chic yg judulnya seperti diatas. Bukannya saya ingin menjadi plagiator, namun ada baiknya kiranya saya mengulas kembali apa yg dibahas. Karna majalah chic yg notabene 'milik ' perempuan, maka jarang kaum pria yg membacanya. Nah..., oleh karna itu saya berniat untuk membahas kembali. Selain itu saya berfikir ini untuk saya juga jikalau suatu saat saya mengalami kekendoran dalam bekerja. Saya berpendapat bahwa semangat kerja itu ada pasang surutnya. Diartikel tersebut dikatakan bahwa memasang musik adalah salah satu cara untuk meningkatkan mood seseorang. Dan memang sudah banyak penelitian dan hampir smua orang mengetahu bahwa musk membawa engaruh besar terhadap semangat seseorang, apalagi dalam hal bekerja. Adapun cara-cara untuk mengembalikan kembali semangat kerja kita menurut artikel itu adalah dengan mengingat hal-hal :
1. Kerja adalah Anugerah
Mulailah menyadarilah, bahwa pekerjaan yang kita peroleh tidak datang begitu saja, melainkan melewati suatu proses panjang dan perjuangan yang tidak sedikit. Begitu banyak tenaga yang kita keluarkan dalam menjalani pekerjaan ini. So, have fun n bergairahlah dalam bekerja.
2. Punya Mimpi
Setiap orang punya cita-cita atau tujuan, mimpi adalah bagian atau memang cita-cita itu harus mulai dari mimpi. Mempunyai mimpi bisa membangkitkan semangat. Mulailah dengan membuat target dalam menyelesaikan pekerjaan. Buat langkah-langkahnya agar tujuan dapat tercapai.
3. Mengingat kesuksesan
Hasil penelitian memmbuktikan semangat kerja yg kendur bisa dibangkit kembali dengan seketika saat ketika anda memngingat eberhasilan yang pernah anda raih sebelumnya. Katanya kelenjar adrenalin akan lebih aktif bekerja, saat anda mengingat masa-masa indah, termasuk keberhasilan. sehingga mampu merangsang semangat, kreativitas dan kepercayaan diri.
4. Minta Proyek Baru
jika dalam mengerjakan suatu pekerjaan kita stuck, bicaralah pada atasan untuk meminta tugas baru.
5. Bicara pada sahabat
Jika sedang down, kita akan membutuhkan orang untuk mendengarkan. Bertemu dengan orang terdekat atau sahabat dan mebicarakan hal-hal yang menggembirakan akan membuat kita menjadi lebih fresh.
6. Bayangkan yang indah
Cobalah untuk membayangkan hal-hal yang akan mengembirakn hati kita jika kita telah menyelesaikan pekerjaan tersebut. Misalnya kita akan berkumpul dengan sahabat-sahabat kita yang telah lama tak jumpa atau kungkow dengan teman-teman kita, atau memanjakan diri untuk bersalon.
7. Ambil kursus
Meraih cita-cita pribadi dengan dukungan kantor membantu kita memiliki keterikatan dengan kantor. Ambilah kursus-kursus yang diminati dan membuat kita FUN. Jika kita merasa puas dengan yang kita dapat dari luar kantor, kita bisa lebih menikmati pekerjaan, dan tidak menganggapnya sebagai beban.
8. Pikirkan Apa yang paling disukai
Apa sih yang kita sukai dari pekerjaan kita?Rekan kerja yg menyenangkan, waktu yg flexibel, atasan yg bijaksana atau apa?jika bisa menyebutkan lebih dari lima maka semangat yang baru itu dapt kemungkinan kita raih kembali.
9. Munculkan pesaing
pada setiap orang secara fitrah punya jiwa bersaing dalam dirinya. Jadi jika semangat mulai mundur maka ada baiknya jadikanlah salah satu rekan kerja kita yg cemerlang sebagai rival kita. Tapi ingat! bersainglah dengan sehat tentunya.

Nah itulah cara-cara yg mungkin dapat kita lakukan jika semangat kerja kita mulai kendur. Tidak ada salahnya bagi kita untuk mencobanya. Nothing too lose!!
Selamat mencoba!!!!!

Senin, April 03, 2006

Ya Allah Bimbinglah aku.............

ada orang tua yg mengatakan bahwa jatuh cinta itu mendatangkan kebahagiaan dan juga kepedihan. Ya... aku setuju dengan pendapat itu, sebagaimana halnya kata2 tidak ada batas antara benci dan suka.Karna memang benar adanya.Ketika kita dihadapkan suatu pilihan yang sangat penting dalam hidup dan ini menyangkut kelangsungan hidup kita yang akan datang, kadang membingungkan. Katanya cinta itu anugerah, rasa suka itu adalah fitrah. dan ketika hal itu datang membuat kita menjadi bahagia rasanya. tapi tak sedikit merasa sedih pula. Mungkin Allah menanugerahi kita rasu menyukai seseorang itupun adalah suatu ujian. Dan yang paling menyakitkan adalah ketika kita menyukai seseorang tapi yang datang pada kita dan berniat baik serta serius ingin menjalin hubungan dengan kita, malah tidak kita sukai. Apalagi ketika orang yang datang pada kita itu lebih dari satu orang. Ya Allah membingungkan. Ditambah lagi dengan keinginan orang tua yang menghendaki kita tuk segera manikah. Yaa Allah saya tahu ini smua ujian bagiku, permudahlah bagiku, bimbinglah aku agar aku dapat memutuskan yang terbaik bagiku serta aku dapat menerima apa yang menjadi takdir bagiku......

Rabu, Maret 29, 2006

A SECOND WIFE?? IS'T WRONG??

MENJADI WANITA KEDUA???
mmh.....
hal ini terkadang menggelitik di pikiranku.Knapa?Ya karna terkadang kupikir jaman sekarang berbeda dengan dulu. meskipun jaman dulu sudah terjadi yang namanya istri pertama istri kedua dan istri yg ke selanjutnya, tetap hal ini menjadi suatu hal terkadang jadi perbincangan dikalangan wanita modern.ya seeh...... wanita mana yang mau dimadu.Memang ada faktanya wanita dimadu, seeebaik2baiknya wanita yang bersedia dimadu tetap dihatinya ada rasa gundah gulana dan itu akan menjadi suatu perjuangan tersendiri bagi yang menjalaninya. Tapi kupikir mungkin ini suatu fenomena tapi kupikir juga sekarang sudah menjadi trend kali ya. Kenapa? karna kulihat sendiri dan kusaksikan sendiri. ditulisan sebelumnya sempat aku ungkapkan mengenai pernikahan, urgensi dari menikah. Nah itukan biasanya pertimbangan menikah untuk pertama kalinya, bagaimana halnya dengan pertimbangan untuk melakukan poligami. Menurut pribadi aku, poligami versi jaman sekarang terkadang salah kaprah,. Rasulullah melakukan poligami (sepengetahuan saya) dilakukan berdasarkan alasan tertentu yang syar'i. Nah beda dengan jaman sekarang yang melakukannya dengan alasan "yah daripada melakukan jinah". Ya.. memang benar itu salah satu alasan untuk mempercepat menikah tapi bukan berarti untuk memadu!. Justru itu, ketika suatu saat seorang suami mulai tergoda dengan bukan muhrimnya, bersegera menemui istrinya adalah suatu keharusan. Agar tidak terjadi hal hal yang tidak diperbolehkan oleh agama.
Adapun mengenai menjadi wanita kedua, sah sah saja menurut saya. ya tapi itu.., harus dengan alasan yang syar'i.

Sabtu, Februari 25, 2006

Salahkah?

Salahkah?

Disuatu hari, di pagi yang cerah terlihat sepasang sahabat sedang berjalan kaki menuju sekolah mereka dengan riang